Jangan Perang Harga Kalau Belum Tahu Rumusnya
HITUNGDULU BY INKAYA
Untuk pemilik usaha makanan dan minuman

Jangan jadi Andrew yang dulu.

Bertahun-tahun saya jualan makanan sambil mengira-ngira harga. Jualannya laku, uangnya tidak pernah ada. Ini lima hal yang saya harap ada orang yang memberi tahu saya waktu itu.

Saya mau cerita sesuatu yang agak memalukan.

Bertahun-tahun saya jualan makanan dan yakin untung saya tiga ribu rupiah per porsi. Angka itu saya dapat dengan cara yang hampir semua orang pakai: lihat harga bahan, tambah sedikit, selesai.

Jualan saya laku. Tiap hari ada yang beli, langganan juga ada. Tapi tiap akhir bulan, uangnya tidak pernah ada.

Saya pikir saya kurang rajin. Jadi saya tambah jam buka. Saya pikir saya kurang dikenal, jadi saya tambah promosi. Saya ikut promo aplikasi supaya ramai, dan waktu ada yang jualan lebih murah, saya ikut turunkan harga karena takut kehilangan pembeli.

Yang terjadi, makin ramai makin capek, dan uangnya tetap tidak ada.

Sampai satu malam saya duduk dan menghitung satu porsi dari awal. Bahan, kemasan, gas, listrik, sewa tempat, dan waktu saya sendiri.

Untung tiga ribu itu tidak ada. Yang ada angka minus.

Saya sudah menjual ribuan porsi dengan harga yang salah, dan selama itu saya tidak tahu.

Yang membuat saya paling kesal bukan ruginya. Tapi kenyataan bahwa semua itu bisa ketahuan dari awal, kalau saja saya pernah menghitungnya satu kali dengan benar.

Mungkin Anda sedang di posisi itu sekarang

Coba centang yang Anda rasakan.

Kalau ada tiga yang Anda centang, bukan Anda yang bermasalah. Hitungannya yang memang belum pernah ada.

Saya bukan guru bisnis

Saya memang sempat kuliah S2 di bidang kewirausahaan. Dan terus terang, itu tidak menyelamatkan saya dari satu pun kesalahan di atas.

Karena tahu rumusnya dan menjalaninya tiap hari itu dua hal yang berbeda.

Ada banyak guru bisnis yang bagus, dan saya belajar dari mereka. Tapi ada hal-hal yang menurut saya baru benar-benar dimengerti kalau pernah mengalaminya sendiri. Capeknya belanja pagi-pagi lalu masak sendiri. Takutnya menaikkan harga seribu rupiah. Bingungnya melihat jualan laku terus tapi uang tidak pernah bertambah.

Yang saya punya cuma satu hal. Saya pernah jatuh sebagai UMKM, dan sekarang sedang bangkit.

2017 Mulai jualan ayam crispy di kantin kampus, patungan sama teman sekos.
2020 Merintis lagi, sewa tempat untuk tiga bulan. Dua bulan kemudian covid datang, tempatnya tutup, sewanya tidak kembali.
HARI INI Usahanya jalan dengan tim enam orang. Empat memasak dan melayani, dua memegang pemasaran dan keuangan.

Jadi modul ini bukan pelajaran. Ini cerita yang dibagikan, dari orang yang masih mengerjakannya sampai hari ini.

YANG SAYA TULIS UNTUK ANDA

Jangan Perang Harga Kalau Belum Tahu Rumusnya

Modul UMKM Makanan & Minuman

Sampul modul
75
HALAMAN
5
BAB
5
TUGAS

Isinya lima bab, dan tugasnya saling menyambung

Yang Anda kerjakan di Bab 2 dipakai lagi di Bab 5. Jadi di akhir, Anda tidak selesai dengan perasaan paham, tapi dengan angka.

1
Jadikan usaha Anda bisnis riil, bukan sekadar bisnis-bisnisan
MASALAHNYA
Uang usaha dan uang pribadi masih satu. Harga ditentukan dengan menengok tetangga. Dan tenaga sendiri dianggap gratis.
SETELAHNYA
Uang usaha Anda terpisah, dan Anda punya tiga angka tiap bulan: uang masuk, uang keluar, sisanya.
2
Jualan itu bukan cuma bikin produk
MASALAHNYA
Kita memperbaiki rasa terus-terusan. Padahal yang membuat pembeli berhenti biasanya bukan rasanya, melainkan lambat dibalas, stok tidak tentu, atau janji yang meleset. Dan mereka jarang mengeluh, mereka cuma berhenti.
SETELAHNYA
Peta pekerjaan satu minggu beserta menitnya. Angka inilah yang dipakai di Bab 5 untuk menghitung tenaga Anda.
3
Sebelum kasih harga, pastikan dulu siapa yang mau beli
MASALAHNYA
Masakan yang sama tidak bisa dihargai sama kalau pembelinya berbeda. Dan murah bukan jaminan laku, karena ada pembeli yang justru makin ragu kalau harganya terlalu rendah.
SETELAHNYA
Rentang harga yang wajar menurut pembeli Anda sendiri, bukan menurut warung sebelah.
4
Yakin dulu kalau produk Anda ada nilainya
MASALAHNYA
Kalau alasan orang membeli dari Anda cuma karena murah, Anda belum punya nilai. Anda cuma punya harga. Dan satu-satunya alat yang tersisa adalah terus menurunkannya.
SETELAHNYA
Tiga alasan orang memilih Anda, yang membuat Anda tidak perlu ikut perang harga.
5
Harga ≠ modal + dikit
MASALAHNYA
Lihat harga bahan, tambah sedikit. Terasa aman, dan di situlah untung banyak usaha habis tanpa ketahuan.
SETELAHNYA
Modal asli, untung per porsi, dan margin produk Anda sendiri. Dihitung pelan-pelan sampai selesai, dengan contoh produk dan angka yang nyata.
Memisahkan uang usaha
Isinya bukan teori saja. Tiap bab ditutup dengan satu tugas yang bisa dikerjakan malam itu juga, dengan kertas dan pulpen.

Yang Anda bawa setelah selesai

DAN INI BARU YANG PERTAMA

Yang Anda ambil hari ini bukan satu berkas

Saya masih menulis. Bukan rencana, memang sedang dikerjakan sekarang, diambil dari bagian usaha saya yang lain yang juga pernah saya tangani dengan salah.

Sebagian akan saya berikan cuma-cuma. Sebagian lagi berbayar, yaitu yang tidak cukup kalau cuma ditulis dan harus saya tunjukkan lewat video.

★
Lebih banyak modul selanjutnya, tanpa perlu membayar lagi. Tidak perlu minta, tidak perlu menunggu pengumuman. Begitu selesai, dia masuk sendiri ke rak Anda, di tempat yang sama dengan modul ini.

Satu hal yang sengaja tidak saya sebut: tanggalnya. Saya menulis ini di sela-sela menjalankan usaha sendiri, dan saya lebih memilih tidak menyebut hari daripada menyebut hari lalu meleset.

Jadi hari ini Anda bukan sedang membeli satu buku. Anda sedang mengambil tempat Anda di raknya.

Dan ini yang perlu saya katakan jujur

Modul ini tidak akan membuat jualan Anda langsung ramai. Yang dia lakukan lebih kecil tapi lebih penting, yaitu membuat Anda tahu angka Anda sendiri. Setelah itu barulah Anda bisa memutuskan apa pun dengan tenang.

Sebaiknya jangan dibeli kalau:

Anda mencari cara cepat supaya jualan langsung ramai minggu ini.

Anda ingin membacanya saja tanpa mengerjakan tugasnya. Uangnya lebih baik dipakai belanja bahan.

Anda sudah tahu persis margin tiap produk Anda. Berarti Anda sudah selesai dengan isi modul ini.

Tiga pilihan

Sekali bayar. Tidak ada langganan, tidak ada biaya bulanan.

PILIHAN SATU
Modul saja
  • Modul lengkap 75 halaman, lima bab beserta tugasnya
  • Dibaca langsung dari HP, tanpa memasang apa pun
  • Sudah dibuka sekali, bisa dibaca lagi tanpa internet
  • Seumur hidup, termasuk perbaikan isi berikutnya
  • Lebih banyak modul selanjutnya, tanpa bayar lagi
  • Aplikasi HitungDulu
Rp 24.900
Sekali bayar
Ambil modulnya
PALING MASUK AKAL
PILIHAN DUA
Modul + aplikasi HitungDulu
  • Semua isi pilihan satu, termasuk modul selanjutnya tanpa bayar lagi
  • Aplikasi HitungDulu, dibuka dari HP tanpa memasang apa pun
  • Simpan produk Anda, harga pokoknya keluar sendiri
  • Harga bahan berubah, ubah satu angka, semua produk ikut terhitung ulang
  • Penguji promo, supaya tahu untung atau tidak sebelum dijalankan
  • Konversi takaran dapur dari sendok dan gelas ke gram
Rp 59.800Rp 44.900
Sekali bayar, hemat Rp 14.900
Ambil paketnya
PILIHAN TIGA
Aplikasi saja

Untuk Anda yang sudah tahu cara menghitungnya dan cuma butuh alat supaya lebih cepat.

  • Aplikasi HitungDulu, dibuka dari HP tanpa memasang apa pun
  • Kalkulator harga pokok, penguji promo, konversi takaran
  • Modul 75 halaman
Rp 34.900
Sekali bayar
Ambil aplikasinya

Pembayaran lewat QRIS, transfer bank, atau dompet digital. Begitu pembayaran masuk, modulnya langsung terbuka di halaman milik Anda, dan tautannya dikirim juga ke WhatsApp Anda.

Pertanyaan yang sering masuk

Bentuknya apa, buku cetak?
Bukan. Modulnya dibaca langsung dari HP Anda lewat sebuah tautan, seperti membuka halaman biasa. Setelah Anda membukanya sekali, isinya tersimpan sendiri di HP, jadi besoknya tetap bisa dibaca walaupun sedang tidak ada internet.
Saya gaptek, apa perlu memasang aplikasi atau punya komputer?
Tidak ada yang perlu dipasang, dan tidak perlu komputer. Anda cukup menekan tautan yang kami kirim, lalu modulnya langsung terbuka. Tugas-tugasnya sendiri tetap dikerjakan dengan buku tulis, pulpen, dan kalkulator di HP.
Berapa lama selesainya?
Satu bab bisa dibaca dalam dua puluh menit. Tapi tugasnya butuh waktu, dan saran saya satu bab per minggu. Lebih lambat, tapi Anda sampai di akhir dengan membawa angka.
Usaha saya masih kecil, baru 50 porsi sebulan dari rumah. Cocok tidak?
Justru paling cocok. Isinya bukan soal besar atau kecil. Usaha seratus porsi sebulan dari rumah bisa jadi bisnis riil, dan usaha beromzet puluhan juta bisa tetap bisnis-bisnisan.
Saya jual frozen food dan minuman, bukan buka warung. Bisa dipakai?
Bisa. Contoh di dalamnya memang dari usaha makanan saya sendiri, tapi cara menghitungnya sama untuk produk yang dijual jadi maupun yang dimasak di tempat. Bab 5 membahas keduanya, termasuk potongan aplikasi pesan antar.
Setelah bayar, dapatnya bagaimana?
Langsung. Begitu pembayaran masuk, Anda dibawa ke halaman milik Anda sendiri yang sudah berisi modulnya, dan tautannya dikirim juga ke nomor WhatsApp yang Anda isi. Jadi tautannya tidak akan hilang, dan itu tetap jadi tempat Anda membaca kapan pun.
Ini isinya motivasi ya?
Bukan. Saya bukan motivator, dan semangat biasanya habis dalam dua hari. Isinya cara menghitung dan cara memutuskan, lengkap dengan angka-angka usaha saya sendiri yang saya buka apa adanya.

Jangan jadi Andrew yang dulu

Saya butuh bertahun-tahun untuk sampai ke titik di mana saya tahu angka saya sendiri, dan sebagian besar waktunya habis cuma karena saya tidak tahu harus mulai dari mana.

Anda tidak perlu selama itu.

Mulai dari Rp 24.900
Dari UMKM yang pernah jatuh dan sedang bangkit,
untuk rekan UMKM lainnya.
Mulai Rp 24.90075 halaman, lima bab
Lihat paketnya